Sumber

Tanya Jawab Agama 2026 Edisi 12 Pengalihan Penyembelihan Dam ke Tanah Air 2

Tahun 2026Folder: Fatwa 2026#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke Tanya Jawab Agama 2026 Edisi 12 Pengalihan Penyembelihan Dam ke Tanah Air 2.

Entitas yang Disebut

  • Al-Buhuti — Ulama Hanbali yang melaporkan kebolehan penyembelihan di luar Tanah Suci.
  • al-Syirazi — Ulama Hanafi yang melaporkan pendapat tentang penyembelihan di luar tanah haram.
  • An-Natifi — Ulama Hanafi yang disebut dalam kitab Al-Ajnās.
  • An-Nawawi — Ulama Syafi'i yang mencatat dua pendapat tentang tempat penyembelihan dam.
  • Ibnu Mazah — Ulama Hanafi yang membolehkan penyembelihan di luar tanah haram.
  • Indonesia — Tanah air yang menjadi alternatif lokasi penyembelihan dam.
  • Jabir bin Abdullah — Perawi hadits tentang perluasan tempat penyembelihan di Makkah.
  • Ka'bah — Baitullah yang disebut dalam ayat tentang hadyu.
  • Lazismu — Lembaga amil zakat yang direkomendasikan untuk menyalurkan dana dam.
  • Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah — Lembaga yang menetapkan fatwa pengalihan penyembelihan dam ke tanah air.
  • Makkah — Kota suci tempat penyembelihan dam secara tradisional.
  • Mina — Tempat penyembelihan di Makkah yang disebut dalam ayat.
  • Mujahid — Ulama yang sepakat dengan Imam Malik tentang kebolehan fidiah di mana saja.
  • Tanah Haram — Wilayah suci di sekitar Makkah yang menjadi tempat penyembelihan dam.

Istilah Kunci

  • Al-ba'is al-faqir (الْبَائِس الْفَقِير) — Orang yang sangat sengsara dan fakir yang menjadi prioritas distribusi daging.
  • Dam (دَم) — Denda yang wajib ditunaikan oleh orang yang berihram.
  • Fidiah (فِدْيَة) — Dam yang wajib karena melanggar larangan ihram atau tidak mengerjakan wajib haji.
  • Hadyu (هَدْي) — Hewan kurban yang disembelih dalam rangkaian ibadah haji.
  • Qiyas (قِيَاس) — Analogi perluasan lokasi dari Makkah ke tanah air.
  • Raf' al-haraj (رَفْع الْحَرَج) — Menghindari kesulitan sebagai alasan perluasan lokasi.
  • Ta'abbudi (تَعَبُّدِي) — Sifat ritual yang tidak bisa diubah, tidak berlaku pada lokasi penyembelihan.
  • Ta'aqquli (تَعَقُّلِي) — Sifat rasional yang dapat diubah sesuai konteks.
  • Tahqiq al-maslahah (تَحْقِيق الْمَصْلَحَة) — Merealisasikan kemaslahatan sebagai tujuan perluasan lokasi.
  • Tawsi'ah al-makan (تَوْسِعَة الْمَكَان) — Prinsip perluasan lokasi penyembelihan demi kemudahan umat.

Rujukan Al-Qur'an

Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.

Source File

raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 2026/TJA-2026-Edisi-12-Pengalihan-Penyembelihan-Dam-ke-Tanah-Air-2.md

Kembali ke Fatwa 2026