Sumber

Keputusan 54 2024 Fikih Perlindungan Anak 03 Bab I Pendahuluan

Tahun 2024Folder: Fatwa 2024#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke Keputusan 54 2024 Fikih Perlindungan Anak 03 Bab I Pendahuluan.

Entitas yang Disebut

Istilah Kunci

  • Aborsi — Salah satu persoalan perlindungan anak yang membutuhkan solusi hukum far‘i.
  • Al-Karāmah Al-Insāniyyah (الكَرَامَة الإنسانية) — Prinsip umum kemuliaan manusia sebagai salah satu prinsip perlindungan anak.
  • Al-Mawaddah Wa Ar-Raḥmah (المودة والرحمة) — Prinsip umum kasih sayang sebagai salah satu prinsip perlindungan anak.
  • Al-Musāwah (المساواة) — Prinsip umum hubungan kesetaraan sebagai salah satu prinsip perlindungan anak.
  • Fikih Perlindungan Anak (ﻓﻘﻪ ﺣﻣﺎﻳﺔ ﺣﻘﻮق اﻠﻄﻔﻞ) — Panduan hukum Islam tentang perlindungan anak yang disusun Majelis Tarjih dan Tajdid.
  • Foster care — Pengalihan pengasuhan anak kepada pengasuh alternatif seperti pembantu.
  • HKRS (Hak Kesehatan Reproduksi Seksual) — Faktor penyebab pernikahan anak akibat akses buruk terhadapnya.
  • Institutional care — Pengalihan pengasuhan anak ke panti asuhan.
  • Keadilan — Nilai dasar kedua dari tiga nilai dasar Fikih Perlindungan Anak.
  • Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) — Salah satu penyebab pernikahan anak.
  • Kinship care — Pengalihan pengasuhan anak kepada kerabat.
  • Manhaj Tarjih — Metodologi penetapan hukum dalam Muhammadiyah yang menjadi acuan penyusunan naskah ini.
  • Maslahat — Nilai dasar ketiga dari tiga nilai dasar Fikih Perlindungan Anak.
  • Perkawinan anak — Pernikahan yang terjadi sebelum anak berusia 18 tahun, menjadi salah satu persoalan utama.
  • Pernikahan Anak — Salah satu persoalan kontemporer perlindungan anak yang dibahas di bab IV.
  • Taufīr Al-ḥājāt (توفير الحاجات) — Prinsip umum pemenuhan kebutuhan sebagai salah satu prinsip perlindungan anak.
  • Tauhid — Nilai dasar pertama dari tiga nilai dasar Fikih Perlindungan Anak.

Rujukan Al-Qur'an

Source File

raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 2024/Keputusan-54-2024-Fikih-Perlindungan-Anak-03-Bab-I-Pendahuluan.md

Kembali ke Fatwa 2024