Sumber

Fatwa 01 2003 angkat tangan dalam berdoa

Tahun 2003Folder: Fatwa 2003#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke Fatwa 01 2003 angkat tangan dalam berdoa.

Entitas yang Disebut

  • ‘Abdullah bin ‘Umar — Sahabat Nabi yang mencontohkan doa dengan mengangkat tangan saat melempar jamrah.
  • Abd Syakur — Penanya terkait hukum mengangkat tangan saat berdoa.
  • Abu Musa al-Asy’ariy — Perawi hadis yang melihat Nabi saw mengangkat tangan saat berdoa.
  • Al-Bukhariy — Penyusun kitab hadis yang dikutip sebagai rujukan.
  • Anas bin Malik — Perawi hadis mengenai doa Nabi saw saat kemarau.
  • Muhammadiyah — Muhammadiyah menggunakan metode manjah tertentu dalam memutuskan hukum.

Istilah Kunci

  • Al-Jam’u Wa At-Taufiq (ﺍﳉﻤﻊ ﻭ ﺍﻟﺘﻮﻓﻴﻖ) — Metode mengumpulkan dan mengkompromikan dalil yang tampak bertentangan.
  • Hadits (ﺣﺪﻳﺚ) — Rujukan utama yang digunakan dalam perdebatan hukum mengangkat tangan saat berdoa.
  • Istisqa’ (ﺍﻻﺳﺘﺴﻘﺎء) — Konteks pengecualian (istitsna') dalam berdo'a dengan mengangkat tangan.
  • Istitsna’ (ﺍﺳﺘﺜﻨﺎء) — Konsep pengecualian yang dipertanyakan oleh penanya mengenai hukum mengangkat tangan saat berdoa.
  • Mustahab (ﻣﺴﺘﺤﺐ) — Status hukum mengangkat tangan saat berdoa.
  • Sanad (ﺳﻨﺪ) — Rangkaian periwayat hadis yang ditanyakan oleh penanya.
  • Ta’arud (ﺗﻌﺎﺭﺽ) — Pertentangan antar dalil yang memerlukan kompromi.

Rujukan Al-Qur'an

Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.

Catatan Ekstraksi

  • Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.

Source File

raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 2003/Fatwa 2003 PDF/Fatwa 01-2003_angkat tangan dalam berdoa.md

Kembali ke Fatwa 2003