Sumber

Fatwa 01 2010 Gerhana Matahari

Tahun 2010Folder: Fatwa 2010#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke Fatwa 01 2010 Gerhana Matahari.

Entitas yang Disebut

  • Bos JF Niermeyer — Penyusun Atlas der Gehele Aard yang digunakan sebagai sumber data koordinat.
  • Fred Espenak — Penulis data mengenai gerhana tahun 2010.
  • Imam Suhardiman — Penulis buku Atlas Indonesia dan Dunia yang dijadikan sumber gambar.
  • JB Wolter — Penyusun Atlas der Gehele Aard yang digunakan sebagai sumber data koordinat.
  • Madinah — Tempat terjadinya gerhana yang dialami Nabi.
  • Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah — Lembaga yang menangani masalah hisab dan fatwa.
  • Mekah — Tempat terjadinya gerhana yang dialami Nabi.
  • Muchsin — Penanya fatwa yang berdomisili di Kediri.
  • Yogyakarta — Tempat difatwakannya naskah.

Istilah Kunci

  • Fikih — Topik hukum Islam yang disebutkan sebagai bagian akhir naskah.
  • Gerhana — Fenomena astronomi yang dibahas durasi dan wilayah terjadinya.
  • Hisab (حساب) — Metode perhitungan waktu astronomi yang digunakan Muhammadiyah.
  • Ijtimak (اجتماع) — Konjungsi ketika matahari, bulan, dan bumi berada pada satu garis.
  • Sabab syar’i (سبب شرعي) — Sebab menurut syariat yang membolehkan salat sunah tertentu di waktu terlarang.
  • Salat Asar — Waktu salat fardu yang disebutkan dalam konteks waktu pelaksanaan salat gerhana.
  • Salat gerhana — Salat sunah yang dilakukan saat gerhana matahari.
  • Salat jenazah — Contoh salat yang memiliki sebab syar’i tersendiri.
  • Salat tahiyatul masjid — Contoh salat yang memiliki sebab syar’i tersendiri.

Rujukan Al-Qur'an

Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.

Catatan Ekstraksi

  • Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.

Source File

raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 2010/Fatwa_01-2010_Gerhana Matahari_.md

Kembali ke Fatwa 2010