Summary
Naskah lengkap sudah disalin ke Tanya Jawab Agama 2024 Edisi 06 16 31 Maret Surah yang Dibaca Nabi pada Saat Shalat Subuh 1.
Entitas yang Disebut
- 'Urwah bin Az-Zubair — Perawi dalam sanad hadits kedua.
- Abdurrazaq — Perawi pertama dalam sanad hadits pertama.
- Abu Dawud — Perawi hadits
- Abu Hatim Ar-Rozy — Ulama yang menilai Simak bin Harb shaduq tsiqah.
- Abu Hurairah — Sahabat perawi hadits
- Abu Zur'ah — Ulama jarh wa ta'dil
- Adh-Dhahak bin ‘Utsman — Rawi yang dinilai ulama
- Adz-Dzahabi — Ulama yang menilai Simak bin Harb tsiqah dan suul hifdzi.
- Ahmad bin Hanbal — Perawi hadits dan Imam mazhab
- Al-Baihaqi — Perawi hadits
- Al-Bukhari — Perawi hadits sahih
- An-Nasa'i — Perawi hadits tentang bacaan surah Mufashshal
- Arif Rochmanuddin — Pengirim pertanyaan tentang 15 hadits surah shalat Subuh
- At-Tirmidzi — Perawi hadits
- Bashrah — Kota di Irak, disebut dalam judul kitab.
- Bukair bin ‘Abdullah — Rawi dalam sanad
- Harun bin Abdullah — Rawi dalam sanad hadits
- Ibn Hajar Al-Asqalany — Ulama jarh wa ta'dil
- Ibn Madini — Ulama jarh wa ta'dil
- Ibnu Abu Fudaik — Rawi dalam sanad
- Ibnu Hibban — Ulama yang menilai Simak bin Harb katsratul ghalath.
- Isma'il — Perawi pertama dalam sanad hadits kedua.
- Isra'il — Perawi dalam sanad hadits pertama.
- Jabir bin Samurah — Sahabat yang meriwayatkan hadits pertama.
- Ka'bah — Bangunan suci di Masjidil Haram.
- Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah — Lembaga yang memberikan jawaban
- Makkah — Tempat shalat Subuh Nabi
- Malik — Perawi dalam sanad hadits kedua (Malik bin Anas).
- Muhammad bin 'Abdurrahman bin Nawfal — Perawi dalam sanad hadits kedua.
- Muslim — Perawi hadits sahih
- PRM Argomulyo — Pimpinan Ranting Muhammadiyah asal pengirim
- Republika — Media tempat hadits dinukil
- Simak bin Harb — Perawi yang dinilai jarh wa ta'dil dalam analisis.
- Sulaiman bin Yasar — Rawi dalam sanad
- Syaikh Muhammad Nashiruddin Albani — Penulis buku Sifat Shalat Nabi yang dikutip
- Ummu Salamah — Istri Nabi saw yang meriwayatkan hadits kedua.
- Uqbah bin Abi Amir — Sahabat yang diberi pesan
- Yahya bin Adam — Perawi dalam sanad hadits pertama.
- Yahya bin Ma'in — Ulama jarh wa ta'dil
- Zainab binti Abu Salamah — Perawi dalam sanad hadits kedua.
Istilah Kunci
- 'Adalatu ar-ruwah — Syarat sahih hadits: keadilan rawi
- 'Adamu al-'illah — Syarat sahih: tidak ada cacat
- 'Adamu asy-syudzudz — Syarat sahih: tidak bertentangan
- 'Illah (علة) — Cacat pada hadits.
- Al-Mufashshal (الْمُفَصَّل) — Pembagian surah Al-Qur'an berdasarkan panjang ayat
- Dhaif — Status hadits lemah
- Dlabthu ar-ruwah — Syarat sahih: kuatnya hafalan rawi
- Gharib mutlak (غريب مطلق) — Hadits yang diriwayatkan oleh seorang rawi saja pada asal sanad hingga akhir.
- Hadits dhaif (حديث ضعيف) — Hadits lemah yang tidak mencapai derajat hasan.
- Hadits hasan (حديث حسن) — Kategori hadits yang kualitasnya di bawah sahih namun dapat diamalkan.
- Hadits sahih (حديث صحيح) — Hadits yang memenuhi syarat keshahihan.
- Hasan — Status hadits di atas dhaif namun tidak sahih
- I'tibar (اعتبار) — Proses penelusuran sanad
- Ittishalu as-sanadi (اتصال السند) — Syarat sahih hadits: bersambungnya sanad
- Jarh wa ta'dil (الجرح والتعديل) — Ilmu kritik perawi hadits
- Kaidah jarh (الجرح مقدم على التعديل) — Kaidah bahwa celaan didahulukan atas pujian setelah keterangan jelas.
- Laisa bi qawi — Penilaian rawi tidak kuat
- Matan — Teks hadits
- Rawi — Periwayat hadits
- Sanad (سند) — Rantai periwayatan hadits
- Shaduq (صدوق) — Predikat jujur pada perawi.
- Shaduq yuham — Penilaian rawi jujur namun kacau
- Shalat fajar (صلاة الفجر) — Shalat Subuh.
- Suul hifdzi (سوء الحفظ) — Predikat jelek hafalannya pada perawi.
- Syadz (شاذ) — Kejanggalan dalam hadits.
- Tawaf (طواف) — Ibadah mengelilingi Ka'bah.
- Tsiqah (ثقة) — Penilaian rawi terpercaya
Rujukan Al-Qur'an
Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.
Source File
raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 2024/TJA-2024-Edisi-06-16-31-Maret-Surah-yang-Dibaca-Nabi-pada-Saat-Shalat-Subuh-1.md