Sumber

KITAB SHIYAM BAGIAN 06 PUASA SUNNAH

Folder: Fikih Muhammadiyah#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke KITAB SHIYAM BAGIAN 06 PUASA SUNNAH.

Entitas yang Disebut

  • ‘Abdullah bin ‘Amr — Sahabat yang meriwayatkan keutamaan puasa Dawud.
  • ‘Abdullah ibn Mas‘ud — Sahabat yang meriwayatkan puasa tiga hari di awal bulan.
  • 'Aisyah — Perawi hadis tentang puasa sunnah yang dimulai siang hari dan puasa Sya'ban.
  • 'Arafah — Tempat wukuf haji.
  • ‘Umar — Khalifah yang bertanya tentang hukum puasa setahun penuh.
  • Abdullah bin 'Abbas — Perawi beberapa hadis tentang puasa Asyura dan keutamaannya.
  • Abu 'Ubaid — Sahabat yang meriwayatkan larangan puasa hari raya dari Umar.
  • Abu Ayyub al Anshari — Perawi hadis tentang puasa enam hari Syawwal.
  • Abu Daud — Perawi hadis yang disebut dalam sanad.
  • Abu Dzar — Sahabat yang meriwayatkan hadits tentang puasa tiga hari setiap bulan.
  • Abu Hurairah — Perawi hadis kedua tentang keutamaan puasa.
  • Abu Qatadah — Perawi hadis tentang puasa Arafah dan Asyura.
  • Abu Sa'id al Khudriy — Sahabat yang meriwayatkan larangan puasa wishal.
  • Ad Darimi — Perawi hadis yang disebut dalam sanad.
  • Ahmad bin Hanbal — Perawi hadis yang disebut dalam sanad.
  • al Bahiliy — Laki-laki yang menghadap Rasulullah saw setahun kemudian dan bertanya tentang puasa.
  • Al Bazzar — Perawi hadis yang disebut dalam sanad.
  • Aus ibn al-Hadatsan — Sahabat yang diutus bersama Ka'ab bin Malik pada hari Tasyriq.
  • Bukhari — Perawi hadis yang disebut dalam sanad.
  • Hafshah — Perawi hadis tentang empat perkara yang tidak pernah ditinggalkan Nabi.
  • Hari Tasyriq — Hari raya untuk makan dan minum, bukan untuk puasa.
  • Hunaidah al Khaza'i — Perawi yang bertanya kepada Ummu Salamah tentang puasa.
  • Ibnu Hibban — Perawi hadis yang disebut dalam sanad.
  • Ibnu Khuzaimah — Perawi hadis yang disebut dalam sanad.
  • Jabir — Sahabat yang ditanya tentang larangan puasa pada hari Jumat.
  • Ka'ab bin Malik — Sahabat yang diutus Rasulullah untuk menyeru di hari Tasyriq.
  • Madinah — Kota tempat Rasulullah saw hijrah.
  • Majibah al-Bahiliyah — Perawi hadis tentang puasa bulan haram.
  • Mina — Lembah di Mekah tempat hari Tasyriq.
  • Mu'adzah — Perempuan yang bertanya kepada Aisyah tentang puasa Rasulullah.
  • Muhammad bin ‘Abbad bin Ja’far — Perawi yang bertanya kepada Jabir tentang larangan puasa hari Jumat.
  • Mujibah al Bahiliyyah — Perempuan yang meriwayatkan hadits dari ayahnya atau pamannya tentang puasa.
  • Muslim — Perawi hadis yang disebut dalam sanad.
  • Nasai — Perawi hadis yang disebut dalam sanad.
  • Qatadah bin Mijan — Sahabat yang meriwayatkan hadits tentang puasa hari putih.
  • Salamah bin al Akwa' — Perawi hadis tentang puasa Asyura.
  • Thalhah bin 'Ubaidillah — Perawi hadis pertama dalam kitab ini.
  • Tirmidzi — Perawi hadis yang disebut dalam sanad.
  • Tsauban — Perawi hadis tentang puasa Syawwal dan pahala setahun.
  • Ummu Salamah — Istri Nabi yang menyuruh puasa tiga hari mulai Senin dan Kamis.
  • Usamah — Perawi hadits dalam riwayat Aisyah tentang puasa Senin Kamis.
  • Uwais bin Hadatsan — Orang yang diutus bersama Ka’ab bin Malik pada hari Tasyriq.

Istilah Kunci

  • Ayyamul Biedz (أيام البيض) — Hari putih tanggal 13, 14, 15 bulan Qamariyah, dianjurkan puasa sunnah.
  • Bulan Haram (الأشهر الحرم) — Bulan-bulan yang dimuliakan, dianjurkan berpuasa di dalamnya.
  • Hari Tasyriq (أيام التشريق) — Hari ke-11, 12, 13 Dzulhijjah, dilarang berpuasa karena hari makan dan minum.
  • Idul Adha (عيد الأضحى) — Hari raya kurban, dilarang berpuasa.
  • Idul Fitri (عيد الفطر) — Hari raya setelah Ramadhan, dilarang berpuasa.
  • Mendahului Ramadhan — Larangan berpuasa sehari atau dua hari sebelum Ramadhan.
  • Mutafa alaih (متفق عليه) — Istilah untuk hadis yang disepakati keshahihannya oleh Bukhari dan Muslim.
  • Puasa 'Arafah (صوم عرفة) — Puasa pada hari Arafah (9 Dzulhijjah) bagi yang tidak berhaji.
  • Puasa 'Asyura' (صوم عاشوراء) — Puasa pada hari Asyura' (10 Muharram).
  • Puasa Bulan Haram (صوم الأشهر الحرم) — Puasa di bulan-bulan haram: Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, Rajab.
  • Puasa Dahr (صوم الدهر) — Puasa sepanjang masa yang pahalanya seperti setahun penuh.
  • Puasa Dawud (صيام داود) — Puasa sehari berbuka sehari, dianggap puasa paling utama.
  • Puasa hari Jumat (صَوْمِ ﯾَوْمِ اﻟْﺟُﻣُﻌَﺔ) — Dilarang mengkhususkan hari Jumat untuk puasa.
  • Puasa Istri — Tidak boleh bagi istri berpuasa tanpa izin suami yang hadir.
  • Puasa Muharram (صوم المحرم) — Puasa di bulan Muharram, seutama-utama puasa setelah Ramadhan.
  • Puasa Senin Kamis (صيام الاثنين والخميس) — Puasa sunnah pada hari Senin dan Kamis, dianjurkan karena amal diangkat.
  • Puasa Sunnah — Puasa yang dianjurkan selain puasa wajib.
  • Puasa Sya'ban (صوم شعبان) — Puasa di bulan Sya'ban, banyak dilakukan Rasulullah.
  • Puasa Syawwal (صوم شوال) — Puasa enam hari di bulan Syawwal setelah Idul Fitri.
  • Puasa Tasu'a (صوم تاسوعاء) — Puasa pada hari kesembilan Muharram.
  • Puasa Tathawwu’ (صوم التطوع) — Puasa sunnah yang dianjurkan, tidak wajib.
  • Puasa Tiga Hari Setiap Bulan (صيام ثلاثة أيام من كل شهر) — Puasa sunnah tiga hari setiap bulan, boleh hari putih atau lainnya, berturut-turut atau terpisah.
  • Puasa Wishal (صيام الوصال) — Puasa bersambung tanpa berbuka, dilarang oleh Rasulullah.
  • Ta'yin (تعيين) — Penjelasan tentang berturut-turut atau berpisah dalam puasa Syawwal.

Rujukan Al-Qur'an

Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.

Source File

raw/Referensi Tarjih/Fikih Muhammadiyah/KITAB-SHIYAM/KITAB-SHIYAM-BAGIAN-06-PUASA-SUNNAH.md

Menampilkan 30 dari 68 catatan
Kembali ke Fikih Muhammadiyah