Summary
Naskah lengkap sudah disalin ke KITAB SHALAT BAGIAN 02 CARA SHALAT WAJIB.
Entitas yang Disebut
- ‘Aisyah — Istri Nabi, meriwayatkan bacaan rukuk dan sujud.
- Abdullah bin Malik bin Buhainah — Sahabat yang meriwayatkan hadits tentang merenggangkan tangan saat sujud.
- Abdullah bin Mas’ud — Hadisnya memuat lafal tasyahhud dan perintah berdoa setelahnya.
- Abu al-Ahwash — Merawikan dari Abdullah tentang membaca tasyahhud, shalawat, lalu doa.
- Abu Bakar bin Abi Syaibah — Disebut dalam sanad hadis tentang tasyahhud lalu shalawat.
- Abu Dawud — Perawi hadis tentang kunci shalat
- Abu Humaid as Sa‘idiy — Sahabat yang meriwayatkan hadits tentang cara shalat Nabi secara rinci.
- Abu Hurairah — Perawi hadis tentang doa iftitah
- Abu Qatadah — Sahabat yang meriwayatkan hadits tentang bacaan shalat Nabi.
- Abu Sa'id Khudri — Perawi hadis tentang ta'awwudz sebelum baca Quran
- Ahmad — Perawi hadis tentang larangan baca selain Fatihah di belakang imam
- Ahmad bin Hanbal — Imam mazhab, perawi hadits.
- al-Aswad — Disebut dalam sanad riwayat tasyahhud dari Abdullah bin Mas'ud.
- Ali — Perawi hadis tentang doa iftitah
- Anas — Perawi hadis tentang baca Fatihah di belakang imam
- Baihaqi — Perawi hadis tentang larangan baca selain Fatihah di belakang imam
- Bara’ bin ‘Azib — Sahabat yang meriwayatkan posisi telapak tangan dan siku saat sujud.
- Bukhari — Perawi hadis 'Innamal a'malu binniyat' dan lainnya
- Daraquthni — Perawi hadis tentang larangan baca selain Fatihah di belakang imam
- Hudzaifah — Sahabat yang meriwayatkan bacaan rukuk dan sujud Nabi.
- Ibnu ‘Abbas — Sahabat yang meriwayatkan perintah sujud di tujuh anggota badan.
- Ibnu Hiban — Penshahih hadis Ibnu Madjah
- Ibnu Khuzaimah — Penshahih hadis Ibnu Madjah
- Ibnu Qatadah — Perawi hadis tentang bacaan surat di shalat Dzuhur dan Shubuh
- Ibnul Mundzir — Ulama yang menukil hadis tentang ta'awwudz
- Ka’ab bin ‘Ujrah — Hadisnya memuat lafal shalawat yang dibaca Nabi dalam shalat.
- Makkah — Tempat turunnya surah An-Nashr dan Al-Ikhlas menurut keterangan dalam naskah.
- Malik bin Huwairits — Sahabat yang meriwayatkan tata cara bangun dari sujud kedua.
- Minangkabau — Tempat penyelenggaraan Congress ke 19 yang memutuskan bacaan ta'awwudz dan basmalah tiap rakaat.
- Muharib bin Ditsar — Disebut dalam sanad hadis Ibnu Umar tentang takbir ketika berdiri.
- Muslim — Perawi hadis 'Innamal a'malu binniyat' dan lainnya
- Nafi' — Merawikan dari Ibnu Umar tentang takbir dan angkat tangan dalam shalat.
- Nasai — Perawi hadis tentang tata cara shalat dan letak tangan
- Nu'aim Mujmir — Perawi hadis tentang shalat di belakang Abu Hurairah
- Sa'd — Hadisnya tentang salam sampai terlihat putih pipi.
- Sahl bin Sa'ad — Perawi hadis tentang letak tangan kanan di lengan kiri
- Said bin Mansur — Disebut dalam sanad hadis tentang urutan tasyahhud, shalawat, dan doa.
- Tirmidzi — Perawi hadis tentang kunci shalat
- Ubadah bin Shamit — Perawi hadis tentang kewajiban baca Fatihah
- Wā’il Ibn Ḥujr — Sahabat yang meriwayatkan urutan meletakkan lutut dan tangan saat sujud.
- Wail — Perawi hadis tentang letak tangan dan angkat tangan
- Wail bin Hujr — Hadisnya tentang lafal salam dalam shalat.
- Zaid bin Abi Habib — Perawi hadits mursal tentang shalat wanita yang diriwayatkan Abu Dawud.
- Zubair — Hadisnya tentang posisi tangan dan jari ketika duduk berdoa.
Istilah Kunci
- Amin — Doa penutup setelah Fatihah
- Basmalah — Bacaan Bismillahirrahmanirrahim sebelum Fatihah
- Doa Iftitah — Doa pembuka setelah takbiratul ihram
- Fatihah (فَاتِحَة) — Surah al-Fatihah yang wajib dibaca dalam setiap rakaat shalat.
- I'tidal (اعْتِدَال) — Berdiri setelah ruku'
- Imam — Pemimpin shalat berjamaah.
- Isti'adzah — Doa isti'adzah dibaca setelah shalawat sebelum salam.
- Makmum — Orang yang shalat berjamaah, wajib membaca Fatihah meskipun imam mengeraskan bacaan.
- Mursal (ﻣُرْﺳَلٌ) — Hadits yang terputus sanadnya pada tabi'i.
- Niyat (niyat) — Syarat sah amal, dibaca ikhlas karena Allah
- Qiblat (قِبْلَة) — Arah yang dihadapi saat shalat
- Rakaat (الرَّكْعَة) — Naskah menjelaskan cara duduk pada rakaat ganjil dan rakaat akhir.
- Ruku' (رُكُوع) — Gerakan shalat setelah qiraah
- Rukuk — Dalam hadits Ibnu Umar, ketika rukuk beliau mengangkat kedua tangan.
- Salam (السَّلَام) — Penghabisan shalat
- Shalat (الصلاة) — Ibadah wajib yang tata caranya dijelaskan dalam naskah ini
- Shalawat (الصَّلَوَاتُ) — Setelah tasyahhud, membaca shalawat kepada Nabi saw.
- Sujud (سُجُود) — Gerakan shalat
- Surat Fatihah — Wajib dibaca dalam shalat
- Ta'awwudz — Mohon perlindungan dari setan sebelum baca Quran
- Takbir (تَكْبِير) — Permulaan shalat dengan ucapan Allahu Akbar
- Tasbih (تَسْبِيح) — Bacaan penyucian Allah seperti 'Subhanallah' dalam rukuk dan sujud.
- Tasyahhud (التَّشَهُّد) — Lafal tasyahhud dibacakan pada pertengahan dan akhir shalat.
- Tasyahud akhir (التَّشَهُّدِ الآخِرِ) — Doa yang lebih pendek dari tasyahud akhir dibaca sebelum salam.
- Tuma’ninah (طمأنينة) — Ketenangan sejenak dalam setiap gerakan shalat.
- Wudlu — Kunci shalat
Rujukan Al-Qur'an
Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.
Source File
raw/Referensi Tarjih/Fikih Muhammadiyah/KITAB-SHALAT/KITAB-SHALAT-BAGIAN-02-CARA-SHALAT-WAJIB.md