Sumber

KITAB JENAZAH BAGIAN 04 MENGAFANI

Folder: Fikih Muhammadiyah#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke KITAB JENAZAH BAGIAN 04 MENGAFANI.

Entitas yang Disebut

  • ‘Aisyah — Perawi hadits tentang kafan Rasulullah saw. dalam tiga kain putih.
  • ‘Ali — Sahabat yang memiliki sisa kasturi dari hanuth Rasulullah.
  • Abu Dawud — Perawi hadits dalam Sunan Abu Dawud.
  • Abu Qatadah — Perawi hadits tentang perintah memperbaiki kafan.
  • Ahmad — Perawi hadits dalam musnadnya.
  • Al Hakim — Perawi yang menshahihkan hadits tentang mengukup tiga kali.
  • Baihaqi — Perawi hadits tentang hanuth.
  • Bukhari — Perawi hadits dalam Shahih Bukhari.
  • Ibnu 'Umar — Sahabat yang melulutkan cendana pada jenazah.
  • Ibnu Abbas — Perawi hadits tentang kain putih untuk kafan.
  • Ibnu Majah — Perawi hadits dalam kitabnya.
  • Jabir — Perawi hadits tentang perintah mengafani dengan baik.
  • Khabbab bin Aratti — Perawi hadits tentang kafan Mush'ab bin 'Umair dengan kain loreng.
  • Laila binti Qanif Tsaqafiyah — Perawi hadits tentang cara mengafani wanita.
  • Muṣ‘ab bin ‘Umair — Sahabat yang terbunuh di Uhud dan dikafani dengan kain loreng.
  • Muslim — Perawi hadits dalam Shahih Muslim.
  • Nasai — Perawi hadits yang tidak meriwayatkan hadits kain putih.
  • Sa'id bin Zaid — Sahabat yang anaknya dilulut cendana oleh Ibnu Umar.
  • Tirmidzi — Perawi dan pentahqiq hadits.
  • Uhud — Tempat perang di mana Mush'ab bin 'Umair gugur.
  • Ummu Kultsum — Putri Rasulullah saw. yang dimandikan dan dikafani.
  • Wa'il — Perawi hadits tentang hanuth.

Istilah Kunci

  • Hanuth (حَنُوط) — Wewangian (cendana/kasturi) yang digunakan pada mayat.
  • Ihram (إِحْرَام) — Keadaan suci untuk haji/umrah; mayat yang berihram tidak diberi wewangian dan tidak ditutup kepala.
  • Kafan (كَفَن) — Kain pembungkus mayat yang harus baik, putih, dan tidak berlebihan.
  • Shalat Jenazah (صَلَاة الْجِنَازَة) — Shalat yang dilakukan atas mayat setelah dimandikan dan dikafani.
  • Talbiyah (تَلْبِيَة) — Ucapan labbaik saat ihram; mayat ihram dibangkitkan dalam keadaan bertalbiyah.

Rujukan Al-Qur'an

Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.

Source File

raw/Referensi Tarjih/Fikih Muhammadiyah/KITAB-JENAZAH/KITAB-JENAZAH-BAGIAN-04-MENGAFANI.md

Kembali ke Fikih Muhammadiyah