Sumber

Fatwa 41 2004 doa istikharah

Tahun 2004Folder: Fatwa 2004#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke Fatwa 41 2004 doa istikharah.

Entitas yang Disebut

  • Al Bukhariy — Perawi hadis yang disebut dalam naskah.
  • Busyro Hakam Z — Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah Kota Bengkulu yang mengajukan pertanyaan.
  • Jabir bin Abdillah — Sahabat yang meriwayatkan hadis Doa Istikharah.

Istilah Kunci

  • Al Sunnah al Maqbulah — Kategori hadis ahad yang dinyatakan diterima untuk dijadikan hujjah.
  • Hadis Ahad — Hadis yang tidak mencapai derajat mutawatir dan terbagi menjadi shahih, hasan, dan dla'if.
  • Hadis dla’if — Hadis yang kehilangan syarat-syarat hadis shahih atau hasan.
  • Hadis Mutawatir — Hadis yang perawinya banyak pada setiap tingkatan sehingga memberikan keyakinan mutlak.
  • Hadits Hasan — Hadis yang persyaratannya hampir sama dengan shahih namun kekokohan ingatan rawinya di bawah shahih.
  • Hadits Shahih — Hadis yang memenuhi syarat kualitas rawi dan sanad bersambung.
  • Istikharah (اسْتَخِيرُكَ) — Doa yang dibahas teksnya dalam HPT dan sumber kitab lainnya.

Rujukan Al-Qur'an

Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.

Catatan Ekstraksi

  • Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.

Source File

raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 2004/Fatwa 2004 Edited/Fatwa 41-2004_doa istikharah.md

Kembali ke Fatwa 2004