Sumber

Fatwa 23 1998 Penetapan Awal Bulan, Metode Hisab Muhammadiyah, Shalat Id Diam diam

Tahun 1998Folder: Fatwa 1998#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke Fatwa 23 1998 Penetapan Awal Bulan, Metode Hisab Muhammadiyah, Shalat Id Diam diam.

Entitas yang Disebut

  • As-Sayid Sabiq — Penulis kitab Fiqh as-Sunnah yang membahas penetapan awal Ramadan.
  • Asrir — Penanya terkait penetapan 1 Syawal 1418 H.
  • Departemen Agama — Lembaga yang memiliki Badan Rukyah dan Hisab.
  • Ibnu Rusyd — Penulis kitab Bidayah al-Mujtahid yang mencatat sejarah penggunaan hisab.
  • K.H. KRT Wardan Diponingrat — Penyusun kitab Hisab Urfi dan Haqiqy yang menjadi rujukan Muhammadiyah.
  • Muhammadiyah — Organisasi yang memiliki Badan Hisab dan metode tersendiri dalam penetapan awal bulan.
  • Mutraf ibn Syuhair — Tokoh mazhab yang melakukan penetapan awal bulan dengan hisab.
  • Ptolomeus — Penyusun kitab Tabril Majesti yang menjadi sumber data awal metode Ulug Beik.
  • Ulug Beik — Pengembang metode hisab as-Samarkandi yang bersumber pada Ptolomeus.

Istilah Kunci

  • Hisab (حساب) — Metode perhitungan peredaran bulan dan matahari untuk menetapkan awal bulan.
  • Istikmal (إكمال) — Menggenapkan bilangan bulan yang sedang berlangsung selama 30 hari.
  • Rukyatul Hilal (رؤية الهلال) — Cara mengamati bulan sabit untuk menentukan awal bulan qamariah.

Rujukan Al-Qur'an

Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.

Catatan Ekstraksi

  • Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.

Source File

raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 1998/Fatwa 23-1998_Penetapan Awal Bulan, Metode Hisab Muhammadiyah, Shalat Id Diam-diam.md

Kembali ke Fatwa 1998