Sumber

Fatwa 18 1999 Bid ah, Sunnah Hasanah dan Sunnah Sayyiah

Tahun 1999Folder: Fatwa 1999#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke Fatwa 18 1999 Bid ah, Sunnah Hasanah dan Sunnah Sayyiah.

Entitas yang Disebut

  • Ahmad — Perawi hadis yang dikutip dalam jawaban.
  • Al Barra bin ‘Azib — Perawi hadis mengenai tata cara zikir setelah shalat.
  • al-Bukhari — Perawi hadis yang dikutip dalam jawaban.
  • Asy-Syatibi — Ulama yang pendapatnya dikutip mengenai konsep bid'ah.
  • Majelis Tarjih — Lembaga penyusun buku Tanya Jawab Agama yang dirujuk.
  • Muhammad Ayat — Penanya dalam naskah fatwa.
  • Muslim — Perawi hadis yang dikutip dalam jawaban.
  • Samurah bin Jundub — Perawi hadis mengenai tata cara zikir setelah shalat.
  • Sauban — Perawi hadis mengenai doa zikir setelah shalat.

Istilah Kunci

  • Bid’ah (بِدْعَةٌ) — Cara baru dalam perkara agama yang menyerupai syari'at yang dikerjakan orang dengan maksud berlebih-lebihan.
  • Shalawat (صَلَوَات) — Berdoa supaya diberi rahmat atau memintakan ampunan.
  • Sunnah (سُنَّة) — Perilaku Nabi saw.
  • Zikir (ذِكْر) — Perbuatan menyebut nama Allah dalam kehidupan sehari-hari.

Rujukan Al-Qur'an

Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.

Catatan Ekstraksi

  • Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.

Source File

raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 1999/Fatwa 18-1999_Bid_ah, Sunnah Hasanah dan Sunnah Sayyiah.md

Kembali ke Fatwa 1999