Summary
Naskah lengkap sudah disalin ke Fatwa 16 Makmum Masbuq dan Duduk Khutbah Id.
Entitas yang Disebut
- ‘Abdullah Ibn ‘Utbah — Sahabat yang meriwayatkan asar tentang Umar.
- ‘Umar Ibn al-Khattab — Khalifah yang shalat tathawwu‘.
- Abu Bahr ‘Abdur-Rahman Ibnu Usman — Rawi dalam hadis Ibnu Majah yang daif.
- Abu Hatim — Ahli hadis terkemuka.
- Abu Ishak Ismail Ibn Muslim al-Basri — Rawi yang dinilai daif oleh para ahli hadis.
- Abu Sa‘id al-Khudri — Perawi hadis tentang shalat Id.
- Abu Salamah Ibn ‘Abdur-Rahman — Perawi yang menemui Jabir Ibn Abdullah bersama ‘Amr Ibn Sa‘id.
- Abu Zur‘ah — Ahli hadis terkemuka.
- adz-Dzahabi — Penulis kitab al-Mizan yang memberikan penilaian terhadap Hatim Ibn Isma'il.
- Ahmad — Imam ahli hadis yang menilai hadis Abu Ishak Ismail munkar.
- Al-Juzajani — Ahli hadis terkemuka.
- Al-Mawardi — Penulis al-Hawi al-Kabir.
- an-Nasa‘i — Penulis kitab hadis yang namanya sering dikutip dalam penilaian status rawi.
- An-Nawawi — Penulis al-Khulashah.
- As-Sayyid Sabiq — Penulis Fiqh as-Sunnah.
- Asy-Syaukani — Penulis as-Sail al-Jarrar.
- at-Turmudzi — Penyusun kitab hadis yang hadisnya dinilai daif.
- Ath-Thabarani — Penyusun kitab al-Mu‘jam al-Ausath yang memuat hadis tentang menarik makmum ke belakang.
- Az-Zaila‘i — Penulis Nashb ar-Rayah.
- Bilal — Sahabat yang bersandar saat Nabi khutbah.
- Bisyr Ibn Ibrahim — Rawi yang dinyatakan sebagai pemalsu hadis dan meriwayatkan hadis batil.
- Hatim Ibn Isma‘il — Seorang rawi hadis yang dinilai tsiqah oleh banyak ahli hadis.
- Ibnu Hibban — Ahli hadis yang memasukkan hadis ke dalam kitab Shahihnya.
- Ibnu Khuzaimah — Penyusun kitab hadis yang sanadnya dianalisis dalam naskah.
- Ibnu Lahi‘ah — Rawi yang dinilai lemah oleh banyak ahli hadis.
- Ibnu Majah — Perawi hadis tentang khutbah dua kali.
- Jabbar Ibn Shakhr — Sahabat Nabi yang ikut shalat berjamaah bersama Jabir dan Rasulullah.
- Jabir — Sahabat Nabi yang menjadi sumber hadis terkait tata cara jamaah.
- Madinah — Tempat tinggal Hatim Ibn Isma'il setelah pindah dari Kufah.
- Majelis Tarjih — Lembaga yang merumuskan sumber ajaran Islam pada Munas XXV.
- Makkah — Destinasi perjalanan dalam rute hadis.
- Miqdam — Rawi dalam sanad ath-Thabarani yang dinilai lemah oleh para biografer.
- Muslim — Penulis kitab hadis yang sanadnya dinyatakan sahih dalam naskah.
- Sa‘id Ibn Abi Hilal — Rawi dalam sanad Ibnu Khuzaimah yang dinilai kontroversial.
- Samurah Ibn Jundab — Perawi hadis yang menyatakan anjuran imam maju ke depan jika ada tiga orang.
- Shakhr — Sahabat yang disebut dalam riwayat terkait posisi makmum.
- Sufyan ats-Tsauri — Ahli hadis yang menilai Abu Ishak Ismail kacau.
- Yahya Ibn Ma‘in — Ahli hadis yang menilai rawi tidak bermutu.
- Yarfa — Pembantu rumah tangga Umar.
Istilah Kunci
- Asar (أثر) — Riwayat yang disandarkan pada sahabat.
- Azan (أذان) — Seruan masuk waktu shalat.
- Daif (ضعيف) — Kualitas hadis yang lemah karena masalah pada sanadnya.
- Fukaha (فقهاء) — Ahli fikih.
- Hadis (حديث) — Perkataan, perbuatan, atau ketetapan dari Rasulullah saw.
- Hadis daif (ضعيف) — Hadis yang tidak memenuhi syarat kesahihan, termasuk kategori hadis mardud.
- Hadis garib (غريب) — Hadis yang mempunyai jalur sanad tunggal.
- Hadis hasan (حسن) — Hadis maqbul yang memiliki kriteria sama dengan hadis sahih, namun kedabitan rawinya lebih rendah.
- Hadis sahih (صحيح) — Hadis yang sanadnya bersambung, rawinya adil dan dabit, serta bebas illat dan syuzuz.
- Hujah (حجة) — Landasan atau bukti hukum dalam beragama.
- Hujjah (حجة) — Dalil atau alasan hukum.
- Khutbah (خطبة) — Pidato keagamaan dalam ibadah.
- Mahfuz (محفوظ) — Status hadis sahih yang diriwayatkan lebih kuat dibandingkan yang bertentangan.
- Majhul (مجهول) — Rawi yang tidak dikenal atau tidak tercatat dalam kitab biografi.
- Marfu’ (مرفوع) — Hadis yang perkataannya disandarkan langsung kepada Nabi.
- Masbuk (مسبوق) — Makmum yang tertinggal sebagian rakaat shalat.
- Matan (متن) — Isi atau redaksi sebuah hadis.
- Mauduk (موضوع) — Hadis palsu.
- Munkar (منكر) — Status hadis yang diriwayatkan oleh perawi lemah.
- Qamat (إقامة) — Seruan memulai shalat.
- Qiyas (قياس) — Menetapkan hukum dengan analogi.
- Sahih (صحيح) — Kualitas hadis yang memenuhi syarat keabsahan sanad dan matan.
- Sanad (سند) — Rangkaian perawi yang menyampaikan matan hadis.
- Sholat (صلاة) — Ibadah ritual utama umat Islam.
- Syazz (شاذ) — Status hadis yang menyalahi riwayat yang lebih kuat.
- Tathawwu‘ (تطوع) — Shalat sunnah.
- Tsiqah (ثقة) — Kriteria rawi yang terpercaya dalam ilmu hadis.
Rujukan Al-Qur'an
Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.
Catatan Ekstraksi
- Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.
Source File
raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 2007/Fatwa 16_Makmum Masbuq dan Duduk Khutbah Id.md