Sumber

Fatwa 16 2010 Salat Tarawih 4 Rakaat Sekali Salam Batal

Tahun 2010Folder: Fatwa 2010#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke Fatwa 16 2010 Salat Tarawih 4 Rakaat Sekali Salam Batal.

Entitas yang Disebut

  • Abdul Aziz bin Baz — Ulama yang berfatwa bahwa shalat empat rakaat sekali salam adalah salah.
  • Aisyah — Perawi hadis yang riwayatnya dijadikan rujukan utama mengenai shalat malam Nabi.
  • An-Nawawi — Ulama yang berpendapat bahwa shalat malam empat rakaat dengan satu salam hukumnya boleh.
  • Ibnu al-Qayyim — Penulis kitab Zadul Ma'ad yang menjelaskan keutamaan riwayat Aisyah tentang shalat malam.
  • Imam Santosa — Penanya terkait hukum shalat tarawih empat rakaat sekali salam.
  • Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah — Lembaga yang menerbitkan Tuntunan Ramadan yang memuat shalat tarawih empat rakaat salam sebagai bagian dari tanawu’ ibadah.
  • Muhammad bin Nashar — Ulama yang berpendapat sama saja keutamaannya antara menceraikan dan menyambung rakaat.
  • Nashiruddin al-Albaniy — Ulama yang mengomentari pendapat ulama Syafi'iyyah mengenai sah tidaknya shalat empat rakaat sekali salam.

Istilah Kunci

  • Qiyamu Ramadan (قِيَامُ رَمَضَانَ) — Shalat malam di bulan Ramadhan.
  • Ta‘arudl (تَعَارُض) — Kondisi di mana terjadi pertentangan antara dalil-dalil.
  • Tanawu’ (تَنَوُّع) — Variasi atau keanekaragaman dalam beribadah.
  • Tarawih (صلاة التراويح) — Shalat sunnat di bulan Ramadhan.
  • Tarjih (تَرْجِيْح) — Upaya untuk memenangkan dalil yang lebih kuat.
  • Witir (وِتْر) — Shalat dengan rakaat ganjil.

Rujukan Al-Qur'an

Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.

Catatan Ekstraksi

  • Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.

Source File

raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 2010/Fatwa_16-2010_Salat Tarawih 4 Rakaat Sekali Salam Batal.md

Kembali ke Fatwa 2010