Summary
Naskah lengkap sudah disalin ke Fatwa 08 2022 Doa Setelah Shalat Jenaazah dan Salawat Sebelum Azan.
Entitas yang Disebut
- Abdullah bin Muhammad bin al Mugirah — Perawi yang dianggap lemah dalam sanad hadis tentang salawat sebelum azan.
- al Bukhariy — Penyusun kitab hadis yang dikutip.
- ath Thabariy — Penyusun kitab hadis yang dikutip.
- Bilal — Sahabat Nabi yang memiliki adab membaca salawat sebelum azan.
- Jabir bin Abdullah — Sahabat Nabi yang meriwayatkan hadis tentang doa setelah azan.
- Ka’ab bin ‘Ujrah — Perawi hadis yang menjelaskan cara bersalawat.
- Majelis Tarjih dan Tajdid — Lembaga yang memberikan fatwa terkait salawat.
- Suara Muhammadiyah — Media publikasi fatwa Majelis Tarjih.
Istilah Kunci
- Azan (أذان) — Ibadah yang memiliki lafal ditentukan dan tidak boleh ditambah.
- Hadis dha'if (حديث ضعيف) — Hadis yang perawinya dianggap bermasalah atau lemah.
- Hadis sahih (حديث صحيح) — Hadis yang memenuhi kriteria validitas.
- Ibadah mahdah (عبادة محضة) — Ibadah yang tata caranya sudah ditentukan secara khusus.
- Salawat (صلاة) — Dipandang sebagai doa, memberi berkah, dan ibadah.
- Takhrijul hadis (تخريج الحديث) — Proses menelusuri dan menentukan derajat hadis.
Rujukan Al-Qur'an
Catatan Ekstraksi
- Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.
Source File
raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 2022/Fatwa 08 2022 Doa Setelah Shalat Jenaazah dan Salawat Sebelum Azan.md