Salat Id sebaiknya di lapangan atau di masjid?
☝️ Pertanyaan:
🔹 Di manakah sebaiknya Salat Id dilaksanakan — di lapangan atau di masjid?
✨️ Jawaban:
🔹 Menurut tuntunan yang dipegang Muhammadiyah, Salat Id (Idulfitri dan Iduladha) dilaksanakan di lapangan (dalam hadis disebut mushalla), mengikuti apa yang diamalkan Rasulullah saw. Salat Id di masjid dilakukan bila ada halangan seperti hujan. Muhammadiyah tidak mengaitkan pelaksanaan di lapangan dengan sempit atau luasnya masjid setempat, tetapi mengamalkannya sesuai yang diamalkan Rasulullah.
🔹 Naskah Tanya Jawab Agama 3 Masalah Shalat Hari Raya menyatakan: "shalat Iedul Fitri dan Iedul Adha menurut sunnah ialah di lapangan terbuka. Sedang bila terjadi hujan sebagai alternatifnya ialah tempat yang melindungi jamaah dari hujan, yakni masjid." Naskah yang sama menegaskan bahwa "shalat Iedul Fitri dan Iedul Adha di masjid tanpa alasan itu tidak sesuai dengan sunnah yang dilakukan oleh Nabi," dan bahwa pada ibadah mahdhah kita berusaha mendekati yang sesuai dengan yang dilakukan Nabi.
🔹 Naskah Tanya Jawab Agama 2 Masalah Shalat Hari Raya menguraikan perbedaan pendapat ulama tentang tempatnya:
- Ulama Syafi'iyyah: di masjid lebih utama, kecuali masjid sempit; bila berdesak-desakan, di masjid makruh dan disunatkan ke lapangan.
- Ulama Malikiyyah: di lapangan mandub (sunat), dan memakruhkan di masjid kecuali Masjidil Haram.
- Ulama Hambaliyah dan Hanafiyah: di lapangan sunat, dan memakruhkan di masjid termasuk Masjidil Haram.
Kemudian ditegaskan bahwa Muhammadiyah "dalam pelaksanaan shalat 'Iedain di lapangan tidak mengkaitkan dengan keadaan masjid setempat, tetapi mengamalkannya sesuai yang diamalkan Rasulullah."
📚 Dalil:
🔹 Dari Ummu Athiyyah: "Kami diperintahkan untuk membawa ke luar para gadis dan wanita yang sedang haid dalam shalat 'Iedain, untuk melihat kebaikan dan menyaksikan dakwah kaum Muslimin dan para wanita yang haid agar menjauhi tempat shalat." (HR. Bukhari-Muslim) — Tanya Jawab Agama 2 Masalah Shalat Hari Raya
🔹 Dari Abu Hurairah: "Sesungguhnya mereka (para sahabat) pada suatu hari raya diguyur hujan, maka Nabi shalat bersama mereka di dalam masjid." (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah) — Tanya Jawab Agama 2 Masalah Shalat Hari Raya
🔹 Hadis Abu Sa'id al-Khudri: "Pada hari raya Fitri dan Adha Rasulullah saw. kalau pergi ke tempat shalat, maka yang pertama beliau kerjakan adalah shalat, kemudian apabila telah selesai beliau bangkit menghadap orang banyak…" [HR al-Bukhari dan Muslim] — Tanya Jawab Agama 9 Bab 7 Shalat Id
✍️ Catatan:
🔹 Naskah menyebutkan bahwa hadis tentang Salat Id di masjid karena hujan ada yang menilai hasan dan ada yang menilai lemah; sekalipun demikian, itulah yang dijadikan dasar alternatif pelaksanaan di masjid. Bagian yang berhasil ditelusuri sejalan dari naskah ke naskah; belum seluruh halaman arsip dengan tema ini dipastikan terbaca.
🔹 Kedudukan Salat Id adalah sunah muakkad dan khutbahnya juga sunah (Tanya Jawab Agama 9 Bab 7 Shalat Id).
✅️ Kesimpulan:
🔹 Sesuai sunnah, Salat Id dilaksanakan di lapangan; di masjid hanya bila ada halangan seperti hujan. Muhammadiyah tidak menggantungkan pilihan ini pada cukup atau tidaknya masjid menampung jamaah.
💎 Sumber:
🔹️ Tanya Jawab Agama 2 Masalah Shalat Hari Raya
🔹️ Tanya Jawab Agama 3 Masalah Shalat Hari Raya
🔹️ Tanya Jawab Agama 9 Bab 7 Shalat Id
Wallahu a'lam bish-shawab.
Naskah yang dirujuk
Tanya Jawab Agama 2 Masalah Shalat Hari RayaTanya Jawab Agama 3 Masalah Shalat Hari Raya
Tanya Jawab Agama 9 Bab 7 Shalat Id
Sholat
Sajikan dalam Format
Saat pertanyaan dikirim, Anda akan diminta masuk terlebih dahulu.

